MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau, diperkirakan berlangsung cukup panjang.
Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri sekaligus mengikuti jalan sehat bersama ratusan warga di Taman Maccini Sombala, Jl Manunggal 22, Kecamatan Tamalate, Minggu (23/8/2026) pagi.
Kegiatan digelar untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Munafri berjalan bersama warga menyusuri Jl Maccini, Jl Manunggal, Lorong II, dan Lorong I sebelum kembali ke Taman Maccini Sombala.
Sepanjang perjalanan, warga tampak antusias mengikuti kegiatan dan menyambut kehadiran Munafri yang berbaur langsung dengan masyarakat.
Di sela kegiatan, Munafri mengingatkan warga agar mengantisipasi berbagai dampak yang dapat muncul selama musim kemarau.
Menurutnya, kemarau yang berlangsung cukup panjang dapat berdampak terhadap ketersediaan air bersih, meningkatkan potensi kebakaran, hingga memicu munculnya berbagai penyakit.
Karena itu, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lingkungan masing-masing.
"Kalau keluar rumah, tolong listriknya diperhatikan. Ibu-ibu kalau sudah masak, pastikan kompornya sudah mati dengan betul," ujar Munafri.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang merokok agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.
"Yang merokok, jangan membuang puntung rokok sembarangan," pesannya.
Menurut Munafri, langkah sederhana tersebut penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan lebih kering akibat musim kemarau.
Selain kewaspadaan terhadap kebakaran, masyarakat juga diminta memperhatikan ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
Munafri mengajak warga untuk menggunakan air secara bijak dan mengantisipasi kemungkinan berkurangnya pasokan air di sejumlah wilayah.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan karena perubahan kondisi lingkungan selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit.
Di tengah musim kemarau, Munafri turut mengajak masyarakat tetap menjaga kebugaran dengan aktif berolahraga.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi salah satu cara menjaga kesehatan sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif di tengah kesibukan masyarakat.
Ia kemudian memperkenalkan fitur Makassar Move dalam aplikasi Lontara+ yang dapat digunakan untuk mencatat berbagai aktivitas olahraga, seperti berjalan kaki, jogging, berlari, hingga bersepeda.
"Yang jalan setiap hari, jogging, naik sepeda atau lari, bisa masuk ke Makassar Move untuk mengukur aktivitasnya. Setiap minggu ada hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar," tuturnya.
Melalui fitur tersebut, aktivitas olahraga masyarakat dapat dicatat dan dikonversi menjadi poin.
Data aktivitas olahraga juga dapat dihubungkan melalui aplikasi Strava menggunakan Health Connect di Lontara+.
Selain mencatat aktivitas olahraga, warga dapat melaporkan kondisi fasilitas umum yang ditemui saat berolahraga dan dinilai perlu diperbaiki.
Aktivitas olahraga dan laporan warga tersebut kemudian terakumulasi dalam sistem poin yang dapat dipantau melalui papan peringkat Makassar Move.
"Tiga pemenang dengan poin tertinggi akan menerima hadiah menarik untuk setiap periodenya," ujar Munafri.
Munafri menegaskan, berbagai layanan yang diberikan Pemerintah Kota Makassar bukan semata-mata hadiah bagi masyarakat.
Menurutnya, layanan tersebut merupakan bagian dari hak warga untuk memperoleh pelayanan publik yang maksimal.
"Ini bukan hadiah dari pemerintah kota, tapi ini adalah hak masyarakat Kota Makassar sebagai warga yang terus akan kita berikan pelayanan secara maksimal," katanya.